MANUSIA DALAM BUDAYA MODERN
A. Apadan Siapa ManusiaItu?
Pemahaman tentang konsep manusia sangat penting karena hal itu akan berpengaruh pada sikap, tingkah laku, keputusan-keputusan, respon atas sesuatu, pandangan hidup (world view), dan tujuan hidup orang yang bersangkutan sekaligus mewaranidanmempengaruhikehidupan social secaraumum.
Manusiadiciptakan Allah sebagaimakhlukmonodualistik, yaitusebagaiindividudansebagaimakhluksosial.Manusiasebagaimakhlukindividu, mempunyaifungsiterhadapdiripribadinya yang dalam al-Qur’an diungkapkandengan kata mufradal-Insataual-Insanuntukmenyebutkatagoriini. Disampingitu, manusiasebagaianggotamasyarakat, al-Qur’an menggunakan kata jamakUnǎsuntukmenyebutkankategoriini.Manusiasebagaimakhluk yang hidup di tengah-tengahalam, berfungsimemakmurkandanmemeliharaalam (khalifah).Manusiasebagaimakhluk yang diciptakanuntukmelakukanpengabdianataupenghambaandirikepada Allah, denganmelakukanperbuatan-perbuatan yang baik, inifungsimanusiasebagai‘Abd. Selainitumanusiasebagaimakhlukmemilikiunsur, yaituunsurruh, unsurjasmani, dannafs.
B. MengapaPentinguntukMembicarakanManusia?
Konseptentangmanusiapentingkarenaiatermaksudbagiandarisebuahpendanganhidup. Misalnya, dihadapkanpada, pertama, teori Darwin yang terkenalbahwamanusiaberasaldarikera.Ataukah, kedua, kitalebihpercayakpnsepmanusiasebagaimanadijelaskandalam al-Qur’an yang menyatakanbahwamanusiaadalahciptaan Allah daribahanbakutanahkemudiansetetes air mani. Pilihan-pilihansepertiiniakansangatmemengaruhipoladanarahhidupkitasertadalam proses pemaknaanhidupbesertatujuannya.
Manusiamerupakanmakhluk yang palngmenakjubkan, makhluk yang unikmultidimensi, serbameliputi, sangatterbuka, suatupermainan yang tidakpernahselesai.
Seiringdenganberkembangnyazaman, pemahamantentanghakikatmanusiamenjadisemakinpenting.Sebabmanusiamenjadipusatsentralperhatiandanpusatsegalanya.Karenaitulah, sudahsaatnyamanusiamemahamihakikatdirinya, darimanaiaberasal, kemanaiaakamkembalidanapatugasnyadimukabumiini.
C. ApaituModerenisme?
Secarabahasa kata modern berasaldaribahasa Latin, yaitumodernus, yang berarti; saatini; sekarang; masakini, danakhir-akhirini.DalamKamusBesarBahasa Indonesia, kata modern diartikansebagai” sikap, caraberfikir, sertacarabertindak, sesuaidengantuntuanzaman. Dengandemikian, moderenismedapatdiartikansebagaipahammengenaiperubahandankemajuan yang bermaksuduntukmenguubahtatananmasyarakattradisional yang statis, non-efektif-efesien, feudal danirasionalkemasyarakat yang modern yang dinamis, progresif, efetif-efesien, demokratis, danrasionaldenganmengedepankantekhnologidanilmuupengetahuan.
Moderenismemengandungsisipositifdan negative.Dalambatas-batastertentu,mengandungnilai-nilaiposirifuntukmemajukankehidupan, yaitu:rasional (mengedepankancaraberfikir, bertindak, da memandangsesuatu yang masukakal), inklusif (bersifatterbuka, menerimahal-hal yang batudanmenerimakritik), demokratis (memberikanporsidankesempatan yang samapadasetiap orang), egalitarian (mengedepankanpersamaan), pluralis (menghargaiperbedaan), progresif (penolakkanterhadaptradisidenganmengedepankanperubahandankemajuan), orientasisaintifik (adanyaperkembangandanpengutamaantekhnologi). Disislain, moderenismjugamembawasertahal-hal negative, seperti: individualis (mementingkandirisendiri).Kapitalis (berkembangnya system ekonomi yang berdasarkanatasbesaran modal danberorientasisemata-matamengerukkeuntungan), liberal (mementingkandanmengedepankankebebasan), meterialis (mengutamakanhal-hal yang bersifatmateri), hedonistic (menjadikankesenanganhidup yang bersifat material yang bertujuankebahagiaan), pragmatis(mengutamakanhal-hal yang konkritdanbernilaigunadalamkehidupan), secular (pemisahanantarahal-hal yang gaibtermaksud agama denganmasalah dunia).






